Buscar

ke'angkuh'an



ketika takdir mempertemukan aku denganmu. pertahanan hati semakin kuat ku buat. aku tak ingin kau meruntuhkannya dengan kebaikanmu. dengan bahagia yang kau tawarkan yang mungkin semu. aku semakin menjadi orang lain ketika bersamamu. kupertahankan topeng yang ku pakai didepanmu. aku tak ingin kau mengetahui isi hatiku yang perlahan-lahan luruh karenamu.

kau tak menawarkan bintang untukku. kau juga tak memberikan senja terindah padaku. yang kau perlihatkan adalah dirimu apa adanya. namun, aku terlalu takut ingin menyambut uluran tanganmu. aku takut jika suatu saat kau tiba-tiba melepaskan genggaman tangan itu. bagaimana aku jika itu terjadi?

aku tak tau apakah kau dapat membaca sikapku. atau kau dapat dengan mudah menebak ku?
kau.. adalah kelemahanku

mungkin aku seorang pecundang yang tak berani mengakui isi hati. tapi, itu adalah pertahananku jika kau tiba-tiba pergi meninggalkanku. aku tidak akan terlalu terluka karenamu. luka seperti apa yang akan kau beri untukku? aku tak'kan terkejut menerimanya. hatiku telah terbiasa terluka. hingga begitu banyak goresannya. membuatku terlihat angkuh. keangkuhan dalam kelemahan. itulah gambaran diriku. jika kau ingin melukai. kau berhadapan dengan orang yang salah.

aku tak'kan memperlihatkan kelemahanku didepan lawanku. aku tidak akan mengiba walaupun sebenarnya aku tak kuasa. aku bukanlah seseorang yang mudah untuk dijatuhkan. silahkan sakiti aku, setelah itu kau boleh pergi membawa lukaku. tapi jika kau kembali, aku tak'kan ada lagi untukmu.

UNTUKKU





Jika kamu merasa hidupmu tak pernah bahagia. Itu salah!
Seberapa menderitanya dirimu, itu adalah cobaan untukmu agar menjadi pribadi yang kuat. Allah tidak akan pernah membiarkan hambanya menderita. Yakinlah itu!

Jika hari ini kamu menangis, menangislah. Karena air mata bukanlah aib yang harus kau takuti. Air mata adalah salah satu simbol dari perasaanmu. Menangislah!

Jika hari ini kamu bahagia, tertawalah. Karena kamu memang pantas untuk mendapatkan kebahagiaan itu.
Taukah  kau? Hidupmu terlalu berharga jika hanya untuk kau tangisi.

Jika kamu merasa terluka karena cinta. Percayalah itu adalah sebuah tanda dari Allah bahwa dia tak baik untukmu. Allah sedang mempersiapkan yang lebih baik dari dia untuk kau genggam. Jangan bersedih!

Jika takdir tak sejalan dengan inginmu. Tetaplah berjalan maju. Hadapilah. Karena sesungguhnya hidupmu adalah milikNYA. Kamu hanya perlu berjalan menyusurinya sampai akhir. Segala yang kau temui. Entah itu bahagia, kecewa, duka, tawa, bahkan air mata. Itu hanyalah sesuatu yang akan membuatmu lebih memaknai hidup ini.

Jangan jadikan air mata sebagai jurang kedukaan
Jangan berpikir bahwa kesedihan adalah akhir dari segalanya
Sesungguhnya semua ini masih panjang berlanjut

Semua ini akan membuatmu menjadi lebih kuat. Menjadi pribadi yang tangguh. Tidak mudah cepat menyerah. Tidak takut tantangan. Dan jika terjatuh kamu bisa bangkit kembali meskipun tak ada tangan yang suka rela membantumu berdiri. Karena kamu bisa!

Biarlah kesendirian menjadi temanmu dan sepi menjadi sahabatmu. Jika tak ada lagi orang yang mau mendengarkanmu. Mereka masih akan selalu ada disampingmu. Menguatkanmu!

Berbagilah sepi dengan Allah. Curahkan segalanya padaNYA. Jangan menangis didepan makhlukNYA, karena itu tak akan menghasilkan apa-apa. makhlukNYA dapat pergi meninggalkanmu jika dia telah melupakanmu. Namun, Allah tidak pernah melupakanmu meskipun kamu pergi meninggalkanNYA.
Hadapi saja hidupmu, meski penuh dengan air mata. Meski tak ada tangan yang dapat kau genggam untuk menguatkanmu bahkan untuk menemanimu kala duka.

Percayalah! Butiran air matamu itu kelak akan berganti dengan mutiara.
Tangisan itu tak’kan lagi ada. Kesedihan itu akan sirna. Hingga yang tersisa hanya bahagia.

Allah, jadikanlah ini nyata. Meski ini hanya sebuah harap yang mungkin sia-sia. Namun, aku percaya jika aku meminta kau bisa saja mewujudkannya.
Allah hapuslah air mataku, gantilah dukaku, rengkuh aku dalam pelukanmu. Agar aku dapat merasakan kebahagiaan yang abadi itu.

*hari ke-24 Ramadhan 1432 H; pukul 13.50
Dengan berbagai perasaan yang bercampur aduk. Ditemani dengan air mata. Kutuliskan semua yang ingin ku tulis.