Buscar

Hujan di akhir bulan juni

Hujan di akhir bulan juni
Ada yang kulepaskan
Ada yang kurelakan
Demi kebaikan hati

Karena cinta tak melulu soal bahagia
Tapi sebenarnya luka dapat terasa biasa saja
Jika kamu perduli dan sedikit saja menoleh ke sini
Syukuri keberadaanku, lihat aku

Hujan di akhir bulan juni
Dalam cinta dan luka yang diselipi rindu
aku memaksa hati untuk tidak mencarimu
Membiasakan diri untuk tidak mengingatmu

Aku kurang apa?
Bisakah kamu menemukan seseorang yang lebih menerima dirimu apa adanya daripada aku?
Bisakah kamu menemukan seseorang yang seperti apa yang hatimu mau?
Yang ku tahu dan kumengerti
Cinta bukan hanya sekedar ketertarikan fisik
Tapi jauh lebih bermakna dari itu
Cinta adalah ketulusan hati

Hujan di akhir bulan juni
Semoga suatu saat kamu akan mengerti
Akan cinta yang sebenarnya
Tidak melulu tentang rupa

Selamat malam
Salam hangat untukmu

Kenapa?

Mungkin banyak yang bertanya, kenapa aku mau kerja jauh-jauh dari kota? Kenapa aku mau kerja di kampung? Kenapa aku mau tinggal di kampung?

Ini bukan masalah seberapa besar gaji dan tunjangan yang aku dapat disini. Bukan masalah mencari materi. Jujur yang aku cari adalah ketenangan hati. Jauh dari ingar bingar ibu kota. Mencari ketenangan agar dapat lebih dekat dengan Allah. Aku hanya ingin itu.

Insya Allah disini, aku akan mendapatkan ketenangan yang aku mau. Aku bisa lebih merenungkan tentang kehidupanku. Aku bisa lebih bersyukur dengan apa yang aku punya. Bisa lebih tawadhu. Bisa lebih rendah hati. Bisa menanamkan dalam pikiranku bahwa, kita manusia itu sama dihadapan Allah. Bukan harta benda yang menjadikan kita hebat dimata-Nya tapi iman kita. Seberapa taatnya kita pada perintah-Nya.

Disini listrik nyala hanya dari jam 6 sore sampai jam 7 pagi. Jadi dari jam 7 pagi sampai jam 6 sorenya tidak ada listrik. Sedangkan air hanya mengalir pada jam 9 pagi sampai jam 6 sore. Kenapa aku masih mau disini dengan keadaan begitu?
Insya Allah seperti niat yang aku paparkan di atas. Aku ingin mencari ketenangan. Aku ingin dekat dengan-Nya.
Karena hanya dikampung yang masih kental dengan agamalah aku bisa mendapatkan apa yang aku mau.

Disini aku senang ketika melihat anak-anak kecil pergi mengaji. Mushola-mushola dan masjid yang selalu terisi jamaah. Aku senang.

Semoga saja aku betah disini. Semoga saja aku baik-baik saja disini. Dan semoga Allah selalu menjaga Bapak, Mamak, dan Adik yang aku tinggalkan di kota sana. Semoga Allah mengerti dan memberikan yang terbaik pada keluargaku.


*Sesekali tengoklah sekelilingmu lalu bersyukurlah :)